Kalkulator Pinjaman

Kalkulator pinjaman gratis. Hitung pembayaran bulanan, total bunga dan lihat jadwal amortisasi untuk pinjaman apa pun.

Rp
%
Tahun
Bulan
Pembayaran Bulanan
Rp 2.997.753
Total Bunga Dibayar
Rp 579.190.945
Total Jumlah Dibayar
Rp 1.079.190.945
Pokok: Rp 500.000.000
Bunga: Rp 579.190.945

🔒 Kalkulator cepat dan gratis di browser Anda. Tanpa unggahan, 100% privat.

Terakhir diperbarui: Januari 2026

Kalkulator Terkait

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cicilan bulanan pinjaman saya dihitung?
Cicilan bulanan pinjaman dihitung menggunakan rumus: M = P × [r(1+r)^n] / [(1+r)^n-1], di mana P adalah pokok (jumlah pinjaman), r adalah suku bunga bulanan (suku bunga tahunan ÷ 12), dan n adalah total jumlah pembayaran. Contoh, pinjaman Rp200 juta dengan bunga 6% per tahun selama 5 tahun: bunga bulanan = 0,5%, pembayaran = 60, sekitar Rp3,87 juta per bulan.
Apa perbedaan antara suku bunga dan APR?
Suku bunga adalah biaya dasar meminjam uang, dinyatakan dalam persentase. APR (Annual Percentage Rate) mencakup suku bunga ditambah biaya lain seperti biaya admin, biaya penutupan, dan asuransi. APR memberi gambaran lebih lengkap tentang biaya sebenarnya dari pinjaman. Saat membandingkan penawaran pinjaman, selalu gunakan APR karena memperhitungkan semua biaya.
Bagaimana jangka waktu pinjaman mempengaruhi total bunga yang dibayar?
Jangka waktu lebih panjang berarti cicilan bulanan lebih rendah tapi total bunga jauh lebih banyak. Contoh, pinjaman Rp250 juta dengan bunga 7%: jangka waktu 3 tahun menghabiskan sekitar Rp28 juta bunga dengan cicilan Rp7,72 juta/bulan, sedangkan jangka 5 tahun menghabiskan sekitar Rp48 juta bunga dengan cicilan Rp4,95 juta/bulan. Anda membayar 70% lebih banyak bunga untuk jangka waktu lebih panjang.
Apa itu jadwal amortisasi dan mengapa penting?
Jadwal amortisasi menunjukkan bagaimana setiap pembayaran dibagi antara pokok dan bunga selama masa pinjaman. Pembayaran awal sebagian besar untuk bunga, sementara pembayaran selanjutnya membayar lebih banyak pokok. Memahami ini membantu Anda melihat bagaimana pembayaran ekstra mengurangi total bunga—membayar Rp1 juta ekstra per bulan pada pinjaman Rp2 miliar bisa menghemat lebih dari Rp300 juta bunga.
Sebaiknya pilih jangka waktu pendek atau panjang?
Pilih jangka waktu pendek jika Anda mampu cicilan bulanan lebih tinggi—Anda akan bayar lebih sedikit bunga secara keseluruhan dan membangun ekuitas lebih cepat. Pilih jangka waktu panjang jika butuh cicilan lebih rendah untuk arus kas, tapi pahami bahwa Anda akan bayar lebih banyak total bunga. Pendekatan tengah: ambil jangka waktu panjang untuk fleksibilitas, tapi lakukan pembayaran ekstra bila memungkinkan untuk mengurangi bunga.