Kalkulator Amortisasi
Kalkulator amortisasi gratis. Buat jadwal pembayaran lengkap dengan rincian pokok dan bunga. Lihat cara pembayaran tambahan mengurangi bunga.
Rp
%
Rp
/bln
🔒 Kalkulator cepat dan gratis di browser Anda. Tanpa unggahan, 100% privat.
Terakhir diperbarui: Januari 2026
Kalkulator Terkait
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu jadwal amortisasi?
Jadwal amortisasi adalah tabel yang menunjukkan setiap pembayaran pinjaman yang dipecah menjadi bagian pokok dan bunga selama seluruh jangka waktu pinjaman. Pembayaran awal sebagian besar adalah bunga, sementara pembayaran selanjutnya terutama untuk pokok. Jadwal ini membantu kamu melihat dengan tepat bagaimana saldo pinjaman berkurang seiring waktu.
Bagaimana amortisasi dihitung?
Pembayaran bulanan dihitung menggunakan rumus: M = P × [r(1+r)^n] / [(1+r)^n-1], di mana P adalah pokok, r adalah suku bunga bulanan (suku bunga tahunan ÷ 12), dan n adalah jumlah total pembayaran. Untuk pinjaman Rp 200 juta pada 6% selama 30 tahun: M = Rp 200 juta × [0,005(1,005)^360] / [(1,005)^360-1] = Rp 1.199.100.
Mengapa sebagian besar pembayaran saya di awal untuk bunga?
Bunga dihitung dari saldo yang tersisa. Dengan saldo awal yang besar, kamu berutang lebih banyak bunga. Saat kamu melunasi pokok, lebih sedikit bunga yang terakumulasi setiap bulan, jadi lebih banyak dari pembayaran tetapmu yang masuk ke pokok. Pada KPR 30 tahun, tahun pertama mungkin 80% bunga tapi tahun ke-30 hanya 5%.
Bagaimana pembayaran ekstra mempengaruhi amortisasi?
Pembayaran ekstra langsung masuk ke pokok, mengurangi saldomu lebih cepat dan menghemat bunga. Misalnya, menambahkan Rp 100.000/bulan ke KPR Rp 200 juta pada 6% bisa menghemat lebih dari Rp 50 juta bunga dan melunasi pinjaman 5+ tahun lebih awal. Bahkan satu pembayaran ekstra per tahun membuat perbedaan signifikan.
Apa perbedaan antara amortisasi dan bunga sederhana?
Pinjaman yang diamortisasi memiliki pembayaran tetap dengan porsi pokok/bunga yang berubah seiring waktu. Pinjaman bunga sederhana menghitung bunga hanya pada pokok awal. Kredit mobil dan KPR biasanya menggunakan amortisasi, sementara pinjaman pribadi jangka pendek mungkin menggunakan bunga sederhana.