Kalkulator Puasa Intermiten

Kalkulator puasa intermiten gratis. Rencanakan puasa 16:8, 18:6, 20:4, atau OMAD. Lihat jendela makan, manfaat, dan optimalkan rutinitas Anda.

🔒 Kalkulator cepat dan gratis di browser Anda. Tanpa unggahan, 100% privat.

Terakhir diperbarui: Januari 2026

Kalkulator Terkait

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa saja metode puasa intermiten yang berbeda dan mana yang harus saya pilih?
Metode paling populer adalah: 16:8 (16 jam puasa, 8 jam makan)—terbaik untuk pemula, memungkinkan dua hingga tiga kali makan sehari. 18:6 (18 jam puasa, 6 jam makan)—level menengah, biasanya dua kali makan. 20:4 (20 jam puasa, 4 jam makan)—lanjutan, sering satu makan utama plus camilan. OMAD (Satu Kali Makan Sehari)—puasa 23:1, satu makan besar. Mulai dengan 16:8 dan perpanjang jendela puasa secara bertahap saat tubuh beradaptasi. Dengarkan tingkat energi dan sinyal lapar Anda untuk menemukan jadwal optimal.
Kapan pembakaran lemak dimulai selama puasa intermiten?
Tubuh Anda mulai beralih ke pembakaran lemak 8-12 jam setelah makan terakhir ketika glikogen hati (glukosa tersimpan) habis. Ketosis sejati—di mana lemak menjadi bahan bakar utama—biasanya dimulai sekitar 12-16 jam puasa. Pada 18-24 jam, pembakaran lemak sepenuhnya aktif. Inilah mengapa puasa 16:8 efektif: Anda menghabiskan 4-8 jam setiap hari dalam mode pembakaran lemak. Makan tinggi karbohidrat memperpanjang waktu masuk ketosis, sementara makan rendah karbohidrat sebelum puasa mempercepat transisi.
Apa itu autophagy dan berapa lama saya perlu berpuasa untuk memicunya?
Autophagy adalah proses pembersihan sel tubuh Anda—sel memecah dan mendaur ulang komponen rusak, protein, dan organel. Penelitian menunjukkan autophagy dimulai sekitar 16-18 jam puasa dan meningkat signifikan pada 24-48 jam. Autophagy lebih dalam dan regenerasi sel terjadi dengan puasa diperpanjang (36-72 jam), meskipun ini memerlukan pengawasan medis. Bahkan puasa 16:8 memicu beberapa autophagy, dan puasa intermiten reguler memberikan manfaat kumulatif untuk kesehatan sel dan umur panjang.
Apa yang bisa saya konsumsi selama jendela puasa tanpa membatalkannya?
Minuman nol kalori tidak membatalkan puasa Anda: Air (biasa atau bersoda), kopi hitam (tanpa gula/krim), teh tanpa pemanis (hijau, hitam, herbal), dan elektrolit tanpa pemanis. Ini bahkan dapat meningkatkan manfaat puasa—kopi meningkatkan ketosis dan autophagy. Hindari: apapun dengan kalori, pemanis buatan (dapat memicu insulin), krim, susu, atau gula. Beberapa puris juga menghindari teh beraroma. Kaldu tulang (kurang dari 50 kalori) kadang diperbolehkan untuk puasa diperpanjang tetapi secara teknis membatalkan puasa ketat.
Bagaimana cara memilih waktu jendela makan terbaik untuk gaya hidup saya?
Selaraskan jendela makan dengan energi alami dan pola sosial Anda: Pemakan pagi (06:00-14:00): Baik untuk yang bangun pagi, selaras dengan ritme sirkadian, dapat meningkatkan kualitas tidur. Jendela siang (11:00-19:00): Paling populer, memungkinkan makan siang dan malam, cocok untuk makan sosial. Jendela malam (14:00-22:00): Cocok untuk yang begadang, memungkinkan makan malam bersama keluarga, tetapi dapat mempengaruhi kualitas tidur. Pertimbangkan: jadwal kerja, waktu olahraga (makan dalam 2 jam setelah latihan), komitmen sosial, dan pola lapar. Konsistensi lebih penting dari jam spesifik—pilih waktu yang dapat Anda pertahankan jangka panjang.