Kalkulator Panel Surya

Hitung ukuran sistem panel surya, biaya, penghematan, dan periode pengembalian. Termasuk kredit pajak dan estimasi dampak lingkungan.

Rp
Rp
/kWh
jam/hari
Rp
/W
%
%

🔒 Kalkulator cepat dan gratis di browser Anda. Tanpa unggahan, 100% privat.

Terakhir diperbarui: Januari 2026

Kalkulator Terkait

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa panel surya yang saya butuhkan untuk rumah?
Tergantung konsumsi listrik. Rumah Indonesia rata-rata menggunakan 150-300 kWh/bulan (1.800-3.600 kWh/tahun). Dengan panel 400W menghasilkan ~1,8 kWh/hari (4,5 jam puncak), Anda butuh 5-10 panel untuk sistem 2-4 kW. Rumus: kWh/tahun ÷ (365 × jam puncak × Watt panel × 0,8) = jumlah panel
Apa insentif untuk panel surya di Indonesia?
PLTS Atap: regulasi net metering dari PLN (Permen ESDM 26/2021), kelebihan listrik bisa dijual ke PLN dengan faktor 0,65. Beberapa daerah ada program subsidi: DKI Jakarta, Bali, Jawa Barat. Pembiayaan dari bank dengan bunga rendah tersedia. Pajak impor 0% untuk komponen PLTS. Hubungi PLN setempat untuk info lengkap.
Berapa lama payback period panel surya?
Di Indonesia sekitar 5-8 tahun. Faktor penentu: tarif listrik PLN (Rp 1.500-2.500/kWh tergantung golongan), jam sinar matahari (4-5 jam puncak), biaya instalasi (~Rp 12-18 juta/kWp). Dengan kenaikan tarif PLN ~5%/tahun, payback makin cepat. Setelah balik modal, listrik hampir gratis 15-20 tahun.
Berapa penghematan panel surya selama 25 tahun?
Sistem 3 kW bisa menghemat Rp 150-300 juta selama 25 tahun di Indonesia. Contoh: produksi 4.000 kWh/tahun, konsumsi sendiri 80% dengan tarif Rp 1.500/kWh = hemat Rp 4,8 juta/tahun. Dengan kenaikan tarif listrik, penghematan riil jauh lebih besar. Net metering menambah pendapatan dari kelebihan listrik.
Apa saja faktor yang mempengaruhi efisiensi panel surya?
Faktor utama: 1) Radiasi matahari (Indonesia 4-5 jam puncak, sangat baik), 2) Arah atap (utara optimal karena di selatan khatulistiwa), 3) Bayangan pohon/bangunan, 4) Kemiringan (5-15° di Indonesia), 5) Suhu (turun 0,4%/°C di atas 25°C—penting di iklim tropis), 6) Merek (SUN Energy, Jembo, JA Solar, Longi populer di Indonesia)