Kalkulator Titik Impas

Hitung titik impas bisnis kamu. Temukan berapa banyak unit yang perlu dijual untuk menutupi biaya dengan kalkulator gratis kami.

Informasi Biaya

Rp

Sewa, gaji, asuransi, dll. (bulanan)

Rp

Bahan, produksi, pengiriman per unit

Penetapan Harga

Rp

Analisis Titik Impas

Titik Impas (Unit)

1,666,667 unit

Pendapatan Titik Impas

Rp 41.666.667

Margin Kontribusi

Rp 15

Rasio Margin Kontribusi

60.0%

Analisis Keuntungan

Rp

Unit yang Diperlukan untuk Target

2,333,334 unit

Pendapatan yang Diperlukan untuk Target

Rp 58.333.333

Skenario Bagaimana Jika

unit

Pendapatan Proyeksikan

Rp 12.500

Total Biaya

Rp 25.005.000

Keuntungan/Kerugian Proyeksikan

Rp -24.992.500

Margin Keuntungan

-199940.0%

Grafik Titik Impas

Rp 83.333.350Rp 0
03333334 unit
Pendapatan
Total Biaya
Titik Impas

Tip Titik Impas

Memahami titik impas kamu membantu dalam menetapkan harga, mengelola biaya, dan membuat keputusan bisnis yang tepat.

🔒 Kalkulator cepat dan gratis di browser Anda. Tanpa unggahan, 100% privat.

Terakhir diperbarui: Januari 2026

Kalkulator Terkait

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu titik impas?
Titik impas adalah ketika total pendapatan sama dengan total biaya—kamu tidak untung dan tidak rugi. Ini memberitahu berapa banyak unit yang harus dijual untuk menutupi semua biaya tetap dan variabel.
Bagaimana cara menghitung titik impas?
Unit titik impas = Biaya Tetap ÷ (Harga Jual − Biaya Variabel). Jika biaya tetap Rp10.000.000, harga Rp50.000, dan biaya variabel Rp30.000, titik impas = Rp10.000.000 ÷ (Rp50.000 − Rp30.000) = 500 unit.
Apa itu margin kontribusi?
Margin kontribusi adalah harga jual dikurangi biaya variabel per unit. Ini adalah jumlah yang dikontribusikan setiap penjualan untuk menutupi biaya tetap. Margin kontribusi lebih tinggi berarti jalan lebih cepat menuju profitabilitas.
Apa perbedaan biaya tetap dan biaya variabel?
Biaya tetap tetap konstan terlepas dari penjualan (sewa, gaji, asuransi). Biaya variabel berubah sesuai volume produksi (bahan, pengiriman, komisi). Memahami keduanya penting untuk penetapan harga.
Bagaimana cara menurunkan titik impas?
Kurangi biaya tetap (negosiasi sewa, potong overhead), turunkan biaya variabel (penawaran pemasok lebih baik), atau naikkan harga. Kenaikan harga 10% seringkali lebih berdampak daripada pengurangan biaya 10%.