Kalkulator Rasio Biaya ETF
Hitung biaya sebenarnya dari rasio biaya ETF dari waktu ke waktu. Bandingkan dana berbiaya rendah vs tinggi dan lihat bagaimana biaya memengaruhi pengembalian investasi Anda.
Detail Investasi
Rp
%
tahun
Rasio Biaya
%
%
🔒 Kalkulator cepat dan gratis di browser Anda. Tanpa unggahan, 100% privat.
Terakhir diperbarui: Januari 2026
Kalkulator Terkait
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu rasio biaya dan mengapa penting?
Rasio biaya adalah biaya tahunan yang dibebankan reksa dana sebagai persentase dari investasi Anda, mencakup biaya manajemen, administrasi, dan operasional. Jika rasio biaya reksa dana adalah 0,50%, Anda membayar Rp50.000 per tahun untuk setiap Rp10 juta yang diinvestasikan. Ini penting karena biaya dikurangkan dari pengembalian—reksa dana yang menghasilkan 8% dengan rasio biaya 1% hanya memberi Anda 7% bersih. Selama puluhan tahun, bahkan perbedaan kecil akan berlipat ganda secara dramatis.
Berapa rasio biaya yang bagus untuk ETF?
Untuk ETF indeks pasif: Di bawah 0,10% adalah sangat baik (banyak ETF S&P 500 mengenakan biaya 0,03%). 0,10-0,25% bagus untuk ETF khusus atau internasional. Untuk ETF yang dikelola aktif: Di bawah 0,50% wajar, meskipun sebagian besar mengenakan 0,50-1,00%. Hindari apa pun di atas 1% kecuali ada alasan kuat. ETF pasar luas seperti VTI (0,03%) atau VOO (0,03%) menetapkan standar biaya rendah.
Bagaimana rasio biaya berlipat ganda seiring waktu?
Rasio biaya menciptakan hambatan berlipat pada pengembalian. Contoh: Rp100 juta diinvestasikan selama 30 tahun dengan pengembalian 7%. Dengan rasio biaya 0,03%: tumbuh menjadi ~Rp736 juta. Dengan rasio biaya 1,00%: tumbuh menjadi ~Rp574 juta. Itu Rp162 juta hilang karena biaya—hampir 30% dari potensi keuntungan. Semakin panjang horizon investasi Anda, semakin merusak biaya tinggi. Inilah mengapa perbandingan biaya paling penting untuk rekening pensiun.
Apa perbedaan antara biaya reksa dana pasif dan aktif?
Reksa dana pasif (ETF indeks) secara otomatis mengikuti indeks, membutuhkan manajemen minimal—sehingga biaya rendah (0,03-0,20%). Reksa dana aktif mempekerjakan manajer yang memilih saham, meneliti perusahaan, dan sering trading—membenarkan biaya lebih tinggi (0,50-1,50%). Penelitian menunjukkan sebagian besar reksa dana aktif berkinerja lebih buruk dari indeks benchmark setelah biaya. Bagi kebanyakan investor, investasi pasif berbiaya rendah memberikan hasil jangka panjang yang lebih baik.
Biaya lain apa yang harus saya pertimbangkan selain rasio biaya?
Selain rasio biaya, pertimbangkan: Komisi trading (banyak broker sekarang menawarkan trading Rp0). Spread bid-ask (spread lebih lebar pada ETF kurang likuid mengeluarkan uang saat beli/jual). Tracking error (seberapa dekat reksa dana indeks mengikuti benchmark-nya). Efisiensi pajak (ETF umumnya lebih efisien pajak daripada reksa dana). Biaya pembelian/penjualan (beberapa reksa dana mengenakan biaya untuk beli atau jual). Total biaya kepemilikan mencakup semua faktor ini.