Kalkulator Dana Darurat

Kalkulator dana darurat gratis. Hitung target dana emergency kamu, pantau progress penghematan, dan dapatkan rekomendasi personal berdasarkan profil risiko kamu.

Rp
bln
Rp
Rp
Rp 120.000.000

6 bulan × Rp 20.000.000/month

Progres ke Target20.8%
Saat Ini: Rp 25.000.000Target: Rp 120.000.000
1.3
Rp 95.000.000
38 mo
Rp 20.000.000

Sedang berkembang. Terus bangun jaring pengaman kamu.

Ukuran Dana yang Direkomendasikan (Berdasarkan Level Risiko)

Minimum (4 bulan)Rp 80.000.000
Direkomendasikan (6 bulan)Rp 120.000.000
Perlindungan Maksimum (9 bulan)Rp 180.000.000

Timeline Tabungan

4 bulan pengeluaran (Rp 80.000.000)22 bulan
6 bulan pengeluaran (Rp 120.000.000)38 bulan
9 bulan pengeluaran (Rp 180.000.000)62 bulan

Tips Dana Darurat

  • Simpan dana darurat di rekening tabungan dengan bunga tinggi
  • Gunakan hanya untuk keadaan darurat nyata: kehilangan pekerjaan, medis, perbaikan besar
  • Otomatiskan transfer bulanan untuk menabung secara konsisten
  • Isi ulang segera setelah menggunakan
  • Tinjau dan sesuaikan saat pengeluaran berubah

🔒 Kalkulator cepat dan gratis di browser Anda. Tanpa unggahan, 100% privat.

Terakhir diperbarui: Januari 2026

Kalkulator Terkait

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu dana darurat dan mengapa saya membutuhkannya?
Dana darurat adalah uang yang disisihkan khusus untuk pengeluaran tak terduga atau keadaan darurat finansial: kehilangan pekerjaan, tagihan medis, perbaikan mobil atau rumah. Dana ini mencegah kamu berutang saat hidup memberi kejutan. Para ahli keuangan merekomendasikannya karena banyak orang Indonesia tidak bisa menanggung pengeluaran mendadak Rp10 juta tanpa meminjam. Dana darurat memberikan keamanan finansial, mengurangi stres, dan memberi pilihan di saat sulit.
Berapa yang harus saya tabung untuk dana darurat?
Rekomendasi standar adalah 3-6 bulan pengeluaran esensial. Jumlah spesifikmu tergantung pada level risiko: Penghasilan ganda, pekerjaan stabil: 3 bulan. Penghasilan tunggal, pekerjaan stabil: 6 bulan. Penghasilan variabel, wiraswasta atau orang tua tunggal: 9-12 bulan. Pengeluaran esensial meliputi sewa/cicilan rumah, tagihan utilitas, makanan, transportasi, asuransi dan pembayaran utang minimum—bukan pengeluaran hiburan seperti nongkrong atau traveling.
Di mana saya harus menyimpan dana darurat?
Simpan di rekening tabungan berbunga tinggi atau deposito on call yang menawarkan: akses mudah dalam 1-2 hari kerja, jaminan LPS hingga Rp2 miliar, suku bunga kompetitif dan tanpa biaya atau saldo minimum. Hindari deposito berjangka (penalti pencairan dini), saham (terlalu fluktuatif) atau rekening giro (terlalu mudah dipakai). Bank digital biasanya menawarkan bunga tabungan lebih tinggi.
Apa yang termasuk keadaan darurat yang sebenarnya?
Keadaan darurat sebenarnya adalah yang tak terduga, perlu dan mendesak: Kehilangan pekerjaan atau penurunan penghasilan signifikan. Keadaan darurat medis atau gigi yang tidak ditanggung asuransi. Perbaikan mobil penting untuk pergi kerja. Perbaikan rumah kritis (AC rusak, atap bocor, pipa pecah). Perjalanan darurat karena krisis keluarga. BUKAN keadaan darurat: liburan, belanja lebaran, flash sale, servis mobil rutin atau ingin HP baru.
Bagaimana cara mulai membangun dana darurat dari nol?
Mulai dengan target mini Rp5 juta—cukup untuk sebagian besar keadaan darurat kecil. Langkah-langkah: 1) Hitung pengeluaran bulanan esensialmu. 2) Tetapkan target (3-6 bulan pengeluaran). 3) Atur transfer otomatis setiap gajian ke rekening tabungan terpisah. 4) Kurangi satu pengeluaran untuk menambah tabungan. 5) Alokasikan penghasilan tambahan (THR, bonus) ke dana ini. Bahkan Rp500.000/bulan menjadi Rp6 juta/tahun. Kuncinya adalah konsistensi—perlakukan seperti tagihan wajib.