Kalkulator Dividen
Hitung pendapatan dividen, hasil, dan proyeksi pertumbuhan. Lihat bagaimana reinvestasi dividen (DRIP) melipatgandakan kekayaan Anda dari waktu ke waktu.
Rp
Rp
Rp
%
tahun
🔒 Kalkulator cepat dan gratis di browser Anda. Tanpa unggahan, 100% privat.
Terakhir diperbarui: Januari 2026
Kalkulator Terkait
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu dividend yield dan bagaimana menghitungnya?
Dividend yield adalah pembayaran dividen tahunan dibagi harga saham, dinyatakan dalam persentase. Rumus: Yield = (Dividen Tahunan ÷ Harga Saham) × 100. Contoh: saham Rp50.000 yang membayar Rp2.000 per tahun memiliki yield 4%. Yield berubah seiring harga—harga naik menurunkan yield, harga turun menaikkan yield. Bandingkan yield dalam sektor yang sama; 4% untuk bank normal, tapi 4% untuk teknologi mungkin menandakan masalah. Yield tinggi (di atas 6-8%) sering menunjukkan risiko.
Bagaimana reinvestasi dividen (DRIP) melipatgandakan kekayaan?
DRIP secara otomatis menggunakan dividen untuk membeli lebih banyak saham, yang kemudian menghasilkan lebih banyak dividen—menciptakan efek bola salju compound. Contoh: Rp100 juta diinvestasikan dengan yield 4% dan pertumbuhan dividen 5% per tahun. Tanpa DRIP: ~Rp63 juta dividen selama 10 tahun. Dengan DRIP: ~Rp81 juta dividen plus saham senilai ~Rp179 juta. DRIP paling kuat dalam jangka panjang; setelah 20+ tahun, saham yang diinvestasikan ulang sering melebihi investasi awal.
Bagaimana mengevaluasi apakah dividen berkelanjutan?
Periksa payout ratio: dividen yang dibayarkan ÷ laba per saham. Rentang aman bervariasi per sektor—di bawah 60% untuk kebanyakan perusahaan, hingga 80% untuk utilitas/REIT. Tanda peringatan: payout ratio di atas 100% (membayar lebih dari yang dihasilkan), laba menurun, utang meningkat untuk mendanai dividen. Di Indonesia, cari perusahaan dengan riwayat dividen konsisten seperti Bank BCA, Telkom, Unilever Indonesia, Astra International. Periksa juga arus kas bebas.
Apa itu investasi pertumbuhan dividen dan mengapa penting?
Investasi pertumbuhan dividen fokus pada perusahaan yang secara konsisten meningkatkan dividen setiap tahun, bukan hanya yang memiliki yield tertinggi saat ini. Saham dengan yield 2,5% tetapi pertumbuhan dividen 10% per tahun akan mengalahkan yield statis 5% dalam 8 tahun. 'Yield on cost' mengukur yield efektif berdasarkan harga pembelian awal. Jika Anda membeli di Rp40.000 dengan dividen Rp1.600 (yield 4%) dan dividen tumbuh menjadi Rp3.200, yield on cost Anda adalah 8%—dua kali lipat.
Bagaimana dividen dikenakan pajak di Indonesia?
Di Indonesia, dividen dari perusahaan dalam negeri untuk investor individu dikenakan PPh final 10% (dipotong oleh perusahaan saat pembayaran). Namun, sejak UU Cipta Kerja 2020, dividen dapat bebas pajak jika diinvestasikan kembali di Indonesia dalam jangka waktu tertentu. Dividen dari saham asing dikenakan pajak sebagai penghasilan biasa sesuai tarif progresif PPh (5-30%). Untuk saham AS, 15% dipotong di sumber (dengan W-8BEN). Konsultasikan dengan konsultan pajak untuk mengoptimalkan strategi investasi dividen Anda.