Kalkulator Kerapatan

Kalkulator kerapatan gratis. Hitung kerapatan bahan.

Material Umum

🔒 Kalkulator cepat dan gratis di browser Anda. Tanpa unggahan, 100% privat.

Terakhir diperbarui: Januari 2026

Kalkulator Terkait

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa rumus kerapatan dan bagaimana menggunakannya?
Kerapatan (ρ) = Massa (m) ÷ Volume (V). Untuk mencari kerapatan, bagi massa benda dengan volumenya. Contoh: blok logam dengan massa 500g dan volume 185 cm³, kerapatan = 500 ÷ 185 = 2,7 g/cm³ (aluminium). Rumus dapat diubah untuk mencari massa (m = ρ × V) atau volume (V = m ÷ ρ). Selalu gunakan satuan yang konsisten—g/cm³ untuk benda kecil, kg/m³ untuk jumlah besar.
Berapa kerapatan material umum?
Nilai referensi utama: Air = 1,0 g/cm³ (1000 kg/m³) pada 4°C. Udara = 0,0012 g/cm³ (1,2 kg/m³). Logam umum: Aluminium = 2,7 g/cm³, Besi/Baja = 7,8 g/cm³, Tembaga = 8,9 g/cm³, Timbal = 11,3 g/cm³, Emas = 19,3 g/cm³. Kayu bervariasi: Balsa = 0,12 g/cm³, Oak = 0,6-0,9 g/cm³. Material dengan kerapatan lebih kecil dari air (1,0) mengapung; yang lebih padat tenggelam.
Mengapa kerapatan air tepat 1 g/cm³?
Ini bukan kebetulan—ini dirancang demikian. Sistem metrik dibuat agar 1 gram sama dengan massa 1 sentimeter kubik (1 mL) air pada 4°C. Ini menjadikan air sebagai titik referensi sempurna. Pada 4°C, air mencapai kerapatan maksimum. Di atas atau di bawah suhu ini, air sedikit kurang padat. Es pada 0°C memiliki kerapatan 0,92 g/cm³, itulah mengapa es mengapung—sifat penting untuk kehidupan akuatik.
Bagaimana suhu mempengaruhi kerapatan material?
Sebagian besar material memuai saat dipanaskan, mengurangi kerapatan. Air pada 25°C memiliki kerapatan 0,997 g/cm³ dibanding 1,000 pada 4°C. Logam mengikuti pola serupa: aluminium pada 20°C adalah 2,70 g/cm³, tapi pada 600°C turun menjadi sekitar 2,55 g/cm³. Gas paling terpengaruh—udara pada 0°C adalah 1,29 kg/m³ tapi pada 30°C hanya 1,16 kg/m³. Selalu catat suhu saat presisi penting, terutama untuk cairan dan gas.
Bagaimana kerapatan membantu mengidentifikasi material yang tidak dikenal?
Kerapatan adalah sifat karakteristik yang berguna untuk identifikasi material. Ukur massa (dengan timbangan) dan volume (dengan pemindahan air untuk benda tidak beraturan). Hitung kerapatan dan bandingkan dengan nilai yang diketahui. Contoh: cincin berwarna emas dengan massa 15g dan volume 1,4 cm³ memiliki kerapatan 10,7 g/cm³. Emas asli adalah 19,3 g/cm³, jadi ini kemungkinan kuningan (8,5 g/cm³) berlapis emas. Pengrajin perhiasan menggunakan metode ini untuk mendeteksi emas palsu tanpa merusak barang.