Kalkulator Tabungan Kuliah
Kalkulator tabungan kuliah gratis. Hitung tabungan bulanan, bandingkan rencana 529, perkirakan biaya dan lacak kemajuan Anda.
thn
thn
thn
Rp
Rp
%
%
%
🔒 Kalkulator cepat dan gratis di browser Anda. Tanpa unggahan, 100% privat.
Terakhir diperbarui: Januari 2026
Kalkulator Terkait
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa yang harus ditabung untuk pendidikan kuliah anak?
PTN (Perguruan Tinggi Negeri) biaya UKT Rp500rb-20jt/semester tergantung jalur masuk dan kemampuan ekonomi. PTS berkualitas Rp15-50jt/semester, kedokteran bisa Rp50-100jt/semester. Biaya hidup di Jakarta/kota besar: Rp3-6jt/bulan. Total 4 tahun bisa Rp100-500jt. Mulai dini: Rp1jt/bulan dari lahir dengan return 8%/tahun jadi sekitar Rp450jt saat anak 18 tahun.
Pilihan tabungan pendidikan apa saja yang ada di Indonesia?
Tabungan pendidikan bank (BRI, BCA Edukasi) aman tapi bunga rendah. Asuransi pendidikan menjamin dana tapi premi mahal—bandingkan nilainya. Reksa dana (indeks IHSG, obligasi) untuk pertumbuhan jangka panjang. ORI (Obligasi Negara Ritel) aman dengan bunga lebih baik. Dana Pensiun BPJS bisa untuk pendidikan anak. Emas/logam mulia tradisional Indonesia. Diversifikasi: deposito + reksa dana + asuransi proteksi.
Bagaimana cara dapat beasiswa dan KIP Kuliah?
KIP Kuliah: bantuan biaya kuliah untuk keluarga tidak mampu, daftar melalui sistem SNPMB/mandiri PTN. Beasiswa Bidikmisi untuk jalur prestasi dan ekonomi. Beasiswa LPDP untuk S2/S3 dalam dan luar negeri—sangat kompetitif tapi menanggung semua biaya. Beasiswa Djarum, Tanoto Foundation, dan perusahaan swasta lainnya. Universitas luar negeri: Fulbright (AS), Chevening (UK), MEXT (Jepang), beasiswa pemerintah Turki, dll.
Kapan sebaiknya mulai menabung untuk pendidikan?
Sesegera mungkin—idealnya sejak lahir. Kekuatan bunga majemuk luar biasa: Rp2jt/bulan dari lahir dengan return 8%/tahun jadi sekitar Rp900jt saat anak 18 tahun. Rp2jt/bulan yang sama mulai usia 8 tahun hanya dapat sekitar Rp350jt. Semakin terlambat, semakin besar yang harus ditabung: mulai usia 10 tahun butuh hampir dua kali lipat per bulan untuk target yang sama.
Kalau anak tidak kuliah bagaimana?
Tabungan tetap milik Anda. Deposito bisa dicairkan kapan saja. Reksa dana bisa dijual. Asuransi ada nilai tunai (cek polis). Dana bisa dipakai untuk sekolah vokasi, kursus keterampilan, modal usaha, DP rumah, atau biaya nikah. Indonesia punya banyak peluang tanpa gelar sarjana—teknisi, digital marketing, programmer otodidak, kuliner, konten kreator.