Kalkulator Kapasitor

Kalkulator kapasitor gratis. Hitung muatan Q=CV, energi, kapasitansi seri/paralel, dan reaktansi kapasitif.

V

🔒 Kalkulator cepat dan gratis di browser Anda. Tanpa unggahan, 100% privat.

Terakhir diperbarui: Januari 2026

Kalkulator Terkait

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu Q=CV dan bagaimana kapasitor menyimpan muatan?
Q=CV adalah persamaan dasar kapasitor di mana Q adalah muatan (dalam coulomb), C adalah kapasitansi (dalam farad), dan V adalah tegangan (dalam volt). Kapasitor menyimpan energi listrik dengan mengumpulkan muatan berlawanan pada dua pelat konduktif yang dipisahkan oleh isolator (dielektrik). Saat tegangan diterapkan, elektron mengalir ke satu pelat dan menjauh dari yang lain, menciptakan medan listrik. Kapasitor 100μF pada 12V menyimpan: Q = 100×10⁻⁶ × 12 = 1,2 millicoulomb muatan.
Apa perbedaan antara koneksi kapasitor seri dan paralel?
Secara paralel, kapasitansi dijumlahkan langsung: C_total = C₁ + C₂ + C₃. Ini meningkatkan kapasitansi total karena pelat secara efektif menjadi lebih besar. Secara seri, kebalikan dijumlahkan: 1/C_total = 1/C₁ + 1/C₂ + 1/C₃. Ini mengurangi kapasitansi total tetapi meningkatkan rating tegangan. Contoh: Tiga kapasitor 100μF paralel = 300μF. Yang sama seri = 33,3μF. Gunakan paralel untuk kapasitansi lebih besar, seri untuk penanganan tegangan lebih tinggi.
Apa itu reaktansi kapasitif dan mengapa bergantung pada frekuensi?
Reaktansi kapasitif (Xc) adalah hambatan kapasitor terhadap arus AC, diukur dalam ohm. Rumus: Xc = 1/(2πfC), di mana f adalah frekuensi dan C adalah kapasitansi. Saat frekuensi meningkat, reaktansi menurun—kapasitor melewatkan frekuensi tinggi lebih mudah. Pada 60Hz, kapasitor 10μF memiliki Xc = 265Ω. Pada 1kHz, kapasitor yang sama memiliki Xc = 16Ω. Properti ini membuat kapasitor berguna sebagai filter high-pass di sirkuit audio.
Berapa banyak energi yang disimpan kapasitor?
Energi yang disimpan dalam kapasitor adalah E = ½CV², di mana C adalah kapasitansi dan V adalah tegangan. Energi meningkat dengan kuadrat tegangan, jadi menggandakan tegangan melipatgandakan energi empat kali. Kapasitor 1000μF pada 50V menyimpan: E = 0,5 × 0,001 × 50² = 1,25 joule. Sebagai perbandingan, baterai AA menyimpan sekitar 10.000 joule. Kapasitor melepaskan energi sangat cepat (milidetik), berguna untuk flash kamera, defibrillator, dan perataan catu daya.
Apa saja jenis kapasitor umum dan kegunaannya?
Kapasitor keramik (1pF-1μF): Kecil, stabil, digunakan di sirkuit frekuensi tinggi dan decoupling. Kapasitor elektrolitik (1μF-10.000μF): Kapasitansi tinggi, terpolarisasi, digunakan di catu daya untuk perataan. Kapasitor film (1nF-10μF): Presisi, stabil, digunakan di sirkuit audio dan timing. Kapasitor tantalum (0,1μF-1000μF): Kompak, stabil, digunakan di elektronik portabel. Superkapasitor (1-3000F): Kapasitansi besar, digunakan untuk penyimpanan energi.